Tujuan Pengobatan Fibrilasi Atrium yang Picu Terjadinya Stroke

Peredaran darah yang lancar tentu sangat penting dalam mendukung kesehatan tubuh. Anda akan mendapatkan tubuh yang sehat dan aktivitas akan berjalan optimal. Akan tetapi, berbagai persoalan bisa dialami karena berbagai faktor. Salah satunya fibrilasi atrium yang bisa bersifat sementara ataupun permanen. Jika dibiarkan dan tidak ditangani serius, gangguan ini dapat mengakibatkan gagal jantung dan memicu stroke. Pengobatan fibrilasi atrium adalah hal yang penting dilakukan dengan beragam tujuan yang bermanfaat ini.

  • Menormalkan Denyut serta Irama Jantung

Pasti Anda masih bertanya-tanya tentang bagaimana fibrilasi atrium ini bisa terjadi dan apa saja gejalanya. Banyak faktor penyebabnya, meliputi tekanan darah tinggi, infeksi virus, kelainan katup jantung, penyakit jantung koroner, kebiasaan mengonsumsi obat, rokok, atau alkohol. Serangan jantung juga dapat berpengaruh.

Untuk itu, perlu pengobatan yang tujuannya menstabilkan kembali denyut dan irama jantung. Metode pengobatan secara medis yang menormalkan kembali denyut dan irama jantung ini tentu juga menghilangkan gejala fibrilasi atrium berupa jantung berdebar, nyeri dada, sesak napas, lemas, dan pusing.

  • Mencegah Terjadinya Penggumpalan Darah

Fibrilasi atrium adalah suatu kondisi gangguan pada jantung yang harus ditangani serius, berkaitan dengan efeknya yang bisa memicu stroke. Stroke terjadi karena adanya ketidaklancaran aliran darah ke otak ataupun penyumbatan pembuluh darah di otak akibat adanya penggumpalan. Kondisi ini disebabkan adanya gangguan jantung, termasuk fibrilasi atrium. Karenanya, pengobatan medis yang dilakukan adalah memberikan obat antikoagulan, meliputi apixaban, rivaroxaban, dan warfarin.

  • Mencegah Risiko Komplikasi

Risiko komplikasi akibat fibrilasi atrium sangat dikhawatirkan bisa terjadi jika pengobatannya sudah terlambat dilakukan. Tak hanya itu, kondisi jantung ini juga sangat serius dengan skala yang berbeda yaitu ada yang skala ringan, sedang, dan parah. Bagaimanapun skalanya, tetap harus mewaspadai risiko komplikasi fibrilasi atrium dengan serius.

Seperti yang dijelaskan di situs alodokter.com, lepatuhan untuk mengikuti pengobatan sangat penting dilakukan yaitu rutin kontrol ke dokter. Upaya ini dapat menurunkan risiko komplikasinya. Sebaliknya, jika tidak diobati dengan serius, gangguan jantung ini akan memicu risiko komplikasi, yaitu terjadinya stroke dan gagal jantung.

  • Mendukung Penyembuhan Atrial Fibrasi

Fibrilasi atrium adalah suatu gangguan jantung yang sangat serius dan tentu saja perlu ditangani secara tuntas. Selain melakukan pengobatan serius, Anda harus pula melakukan gaya hidup sehat untuk mengimbangi tindakan pengobatan yang tengah dilakukan. Apa saja gaya hidup sehat tersebut?

Anda harus rutin berolahraga, mempertahankan berat badan yang ideal, mengonsumsi makanan sehat, mengelola stres, dan menghindari makanan tidak sehat serta berhenti mengonsumsi alkohol ataupun rokok. Semua itu perlu dilakukan agar kondisi tubuh tetap stabil dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Kinerja otot dan aliran darah juga sehat dengan olahraga rutin.

Lebih dari itu, Anda harus memenuhi waktu tidur agar terpenuhi dan tidurlah tepat waktu. Jangan sampai begadang berlebihan karena tidak baik untuk pemulihan energi tubuh. Untuk itu, Anda harus mengatur aktivitas dan jangan terbebani apapun agar bisa tidur lelap.

Semua tindakan pengobatan dan penyembuhan dengan gaya hidup sehat sangat diperlukan. Keduanya mampu mengurangi gejala fibrilasi atrium sekaligus menyembuhkan secara perlahan tapi pasti. Lebih dari itu, Anda juga bisa melakukan upaya pencegahan dengan gaya hidup sehat karena bagaimanapun juga, tubuh yang sehat perlu dijaga dari pola makan, istirahat, dan olahraga.

Sumber artikel:

www.alodokter.com

www.halodoc.com

lifestyle.kompas.com

Sumber gambar:

www.alodokter.com

www.guesehat.com

palembang.tribunnews.com


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *