Dua Hal Yang Wajib Ada Dalam Penelitian! Populasi dan Sampel

Seperti halnya membuat kue brownis yang memerlukan bahan seperti telur, tepung, coklat, dan lainnya, dalam melakukan penelitian para peneliti juga memerlukan beberapa bahan seperti populasi dan sampel.

Lalu apa pengertian dari populasi dan sampel? Populasi adalah suatu obyek yang dijadikan fokus utama dalam penelitian, sedangkan sampel adalah sebagian kecil dari populasi yang diambil untuk diteliti.

Pengambilan sampel dalam suatu penelitian dapat dilakuklan jika populasi yang ada sangat besar dan tak memungkinkan untuk diambil semua. Selain menghemat waktu, tenaga, dan biaya, manfaat lain dari penggunaan sample ini ialah menghasilkan data yang lebih akurat serta ruang lingkup data yang lebih luas tentunya.

Dalam pengambilan sampel ada 4 indikator yang menyatakan bahwa sampel tersebut benar-benar telah mewakili seluruh populasi yang ada loh sobat, yakni:

Variabilitas populasi

Keanekaragan yang ada dalam populasi sejatinya merupakan sesuatu yang harus diterima secara saklek oleh para peneliti dan tidak diperbolehkan adanya unsur manipulasi.

Besar sampel

Dalam populasi heterogen besarnya jumlah sampel sangat menentukan tingkat efektivitas keberhasilan suatu sampel, namum berbeda kasusnya jika populasi tersebut merupakan populasi homogen yang mana besar kecilnya jumlah sampel tak terlalu berpengaruh.

Teknik penentuan sampel

Teknik yang digunakan untuk memilih sampel juga turut berperan aktif dalam besarnya presentase keberhasilan suatu sampel dalam mewakili populasinya, semakin tinggi teknik dalam menentukan sampel maka semakin tinggi pula pengaruhnya.

Kecermatan dalam penyeleksian

Semakin tinggi syarat yang digunakan dalam proses penyeleksian pencarian sampel, maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan suatu sampel dalam mewakili populasinya.

Dari penjelasan diatas dapat ditarik fakta bahwa populasi dan sampel adalah satu kesatuan yang harus ada dalam suatu penelitian dan menjadi penentu berhasil atau tidaknya suatu penelitian nih sobat, jadi sekarang sudah tau kan fungsi keduanya dalam sebuah penelitian. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya sobat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *